Latest News

Tips Pengampun Dosa

Posted by Lathifatuz Zahroh Jumat, 14 Mei 2010, under | 0 komentar

Siapa yang memelihara tujuh hal, ia akan menjadi orang yang mulia di sisi Allah dan di hadapan malaikat :

Diampuni dosanya meski sebanyak buih dilautan, merasakan nikmatnya melakukan ketaatan dan hidup matinya akan berada dalam kebaikkan. Tujuh hal tersebut adalah :

Pertama membaca basmalah setiap kali memulai sesuatu.

Kedua membaca hamdalah setiap selesai melakukan sesuatu.

Ketiga membaca istighfar setiap kali melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat.

Keempat mengucapkan insya Allah setiap kali berjanji melakukan sesuatu.

Kelima mengucapkan la haula wa la quwwata illa billah setiap kali mendapati sesuatu yang tidak disukai

Keenam mengucapkan inna lilahi wa inna ilaihi rajiun setiap kali tertimpa musibah.

Dan ketujuh, banyak membaca la ilaha illallahu muhammadur rasullullah di siang hari dan malam hari
( Al Faqih Abu Laits rahimahullah)

Allah memberi kemudahan bagi setiap hambaNya yang ingin berusaha mendekatiNya, jadikanlah amalan-amalan kecil tersebut untuk mengisi jiwa kita untuk meraih kemuliaan disisi Allah SWT. Amin.

Siapkah Kita Menikah ?

Posted by Lathifatuz Zahroh Selasa, 20 April 2010, under | 2 komentar



Kebanyakan orang yang menyatakan dirinya ‘belum siap menikah’ menjadikan penghasilan sebagai alasan dari ketidaksiapannya. Karena merasa belum mapan dan belum bisa menanggung kehidupan keluarga, maka ia merasa belum mampu untuk menikah. Menariknya, kebanyakan orang yang menyatakan dirinya ‘siap nikah’ pun ternyata menjadikan penghasilan sebagai alasan dari keyakinannya. Ia sudah memiliki pekerjaan tetap dengan gaji yang bagus, dan karenanya ia merasa yakin telah mampu berkeluarga.



Siap atau tidak siap itu sangat relatif. Yang menarik adalah bagaimana sebagian umat Islam menjadikan faktor finansial sebagai acuan bagi kesiapan menikah. Tentu ada benarnya pendapat yang mengatakan bahwa faktor ini bisa mempengaruhi kesiapan menikah, terutama bagi laki-laki. Tapi tidak tepat juga kalau dikatakan bahwa hanya faktor inilah yang menentukan kesiapan tersebut.



“Kamu sudah siap menikah?”



“Insya Allah siap. Alhamdulillaah sekarang saya sudah punya pekerjaan tetap dan saya rasa gajinya mencukupi untuk keperluan sehari-hari keluarga.”



“Apa yang akan kamu lakukan dengan anak dan istrimu nanti?”



Biasanya dialog akan terhenti di sini karena yang ditanya merasa pertanyaannya kurang jelas. Sebenarnya pertanyaan ini cukup sederhana saja. Pertanyaannya : apa yang akan kita perbuat dengan anak-istri kita? Pertanyaan ini perlu diajukan untuk menyelidiki visi seseorang tentang sebuah pernikahan.



Gerangan apakah pernikahan itu? Apakah sekedar memilih pasangan hidup yang tampan dan cantik? Apakah sekedar pelarian untuk memuaskan kebutuhan biologis? Apakah sekedar untuk mencari teman curhat permanen? Atau sekedar coba-coba? Semua itu bisa dijawab kalau kita memiliki sebuah visi yang jelas perihal pernikahan. Sebagai seorang pemimpin dalam keluarga, maka laki-laki dituntut untuk memiliki visi yang jelas.



Dalam Islam, keluarga bisa membawa manusia kepada dua ekstrem. Jika kita membina keluarga dengan baik dan semua anggota keluarga tersebut menjadi saleh, maka sudah pasti surga akan menjadi tempat berkumpul keluarga kita kelak. Sebaliknya, kalau kita rajin melaksanakan amal-amal saleh pribadi namun mengabaikan keadaan anak-istri kita, maka bisa jadi kita akan ikut diseretnya ke neraka. Kita berdoa semoga seluruh anggota keluarga kita bisa saling tarik menuju surga.



Sekarang, masalahnya jauh lebih kompleks daripada sekedar penghasilan. Seorang laki-laki harus sadar bahwa melangkah kepada pernikahan berarti membebani dirinya sendiri dengan sebuah tanggung jawab yang besar, yaitu tanggung jawab pendidikan. Ia wajib memikirkan dengan serius tentang kemampuannya mendidik anak-istrinya kelak. Otomatis, ia pun harus memikirkan keadaan dirinya terlebih dahulu. Bagaimana mungkin orang yang tidak terdidik bisa mendidik orang lain?



Jadi, masalah pertama yang harus dipikirkan adalah keadaan diri sendiri. Sudahkah anda menjadi laki-laki yang saleh? Sudahkah anda terbiasa melakukan shalat berjamaah? Sudahkah anda membaca Al-Qur’an secara teratur setiap harinya dengan bacaan yang baik? Sudahkah anda membiasakan tersenyum dan bertutur kata sopan dengan orang lain? Sudahkah anda melaksanakan shalat malam secara rutin? Sudahkah anda memahami ajaran-ajaran Islam? Sudahkah anda mengenal Allah dengan baik?



Kedengaran berlebihan? Tentu saja tidak. Ketika kita membesarkan anak, maka kita harus paham bahwa pengajaran agama sepenuhnya adalah tanggung jawab kita, bukan sekolah. Sudah banyak bukti bahwa pelajaran agama Islam di sekolah sangat jauh dari cukup. Jangan merasa siap menjadi orang tua jika belum siap menjadi pendidik!



Bagaimana dengan istri? Justru masalah inilah yang harus dipikirkan terlebih dahulu, karena istri (tentu saja) hadir lebih dulu daripada anak. Bagaimana cara mendidik istri? Sudahkah anda memahami keadaan psikologis perempuan (yang jelas berbeda dengan laki-laki)? Sudahkah anda memahami kecenderungan-kecenderunga
n mereka? Sudahkah anda membuat rencana bagaimana harus mendidik istri? Sudahkah anda merencanakan untuk membiasakan shalat malam berjamaah? Sudahkah anda berpikir bagaimana mencegahnya agar tidak ikut-ikutan bergabung dalam forum gosip tetangga? Sederet pertanyaan lainnya akan segera bermunculan jika kita membuka pikiran kita, insya Allah.



Tulisan ini sama sekali tidak bermaksud untuk menakut-nakuti saudara-saudara yang telah siap menikah. Justru saya berharap mereka yang akan segera menikah segera mengevaluasi lagi kesiapannya dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan sebelum hari ‘H’ itu tiba. Laki-laki yang siap menikah juga harus siap menjadi kepala keluarga, pembuat keputusan, pendidik, pemimpin, pemberi rasa aman, suri tauladan, suami dan ayah yang baik. Adapun bagi mereka yang belum siap, hanya ada satu kata : Siapkanlah!



Saya juga sedang bersiap-siap.

Keutamaan Mempunyai Anak Perempuan

Posted by Lathifatuz Zahroh Selasa, 26 Januari 2010, under | 0 komentar



Dalam masalah ini Imam Ghazali berpendapat : Hendaknya kita jangan terlalu gembira apabila mempunyai anak lelaki, dah jangan pula merasa terlalu susah apabila mendapatkan karunia anak perempuan, karena kita belum tahu mana yang sebenarnya lebih baik. Banyak orang yang berharap mempunyai anak lelaki daripada anak perempuan, karena di anggap anak lelaki mampu menjadi pelindung bagi keluarganya kelak. Namun perlu di ketahui bahwasanya dari segi kebahagiaan biasanya terdapat pada banyaknya anak perempuan, dan pahala juga lebih banyak terdapat pada anak perempuan asalkan sebagai orang tua mampu untuk mendidik dan mengajarkan segala perintah dan larangan Allah pada anak-anak perempuannya.


Dalam perkara ini Rasulullah bersabda:

" Barangsiapa yang mengasuh atau memelihara dua anak perempuan sehingga besar, nanti pada hari kiamat aku dengan dia seperti ini (sambil Nabi merapatkan jari-jarinya)." (H.R Bukhari dan Muslim)

" Barangsiapa yang mendapatkan kesusahan di karenakan mempunyai anak-anak perempuan, tetapi ia tetap berlaku baik kepada mereka, nanti pada hari kiamat mereka akan menjadi dinding baginya api neraka." (H.R Bukhari dan Muslim)

" Barang siapa yang memelihara dua atau tiga anak perempuan atau dua,tiga saudara perempuan serta mendidiknya, maka orang itu akan masuk syurga." (H.R Tirmidzi dan Abu Daud)

Dari ketiga hadits tsb, jelas di sebutkan bahwa barangsiapa yang mempunyai anak perempuan asalkan ia mampu mendidik, menyayangi, dan memeliharanya sesuai dengan ajaran Islam. Insya Alah akan mendapat balasan syurga kelak.




Hak Perempuan Dalam Memilih Jodoh

Posted by Lathifatuz Zahroh Senin, 25 Januari 2010, under | 2 komentar




Agama Islam telah memberikan hak kepada kaum perempuan untuk menentukan siapa yang akan jadi teman hidupnya. Baik perempuan itu gadis ataupun janda, sama-sama memiliki hak yang sama untuk menerima atau
menolak pinangan dari orang yang meminangnya.

Ada beberapa hadits yang menerangkan tentang hak-hak kaum wanita dalam menentukan jodohnya.
Sebagaimana Sabda Rasulullah :

" Perempuan-perempuan janda tidak boleh di nikahkan sebelum terlebih dahulu di mintakan persetujuannya, dan anak gadis tidak boleh di nikahkan, hingga lebih dahulu di mintakan izinnya. Kata Mereka : " bagaimana tanda izinnya ? Nabi Menjawab : " Apabila di tanya dia diam saja." (H.R Bukhari dan Muslim)

Dalam Hadits lain juga di jelaskan :

" Sesungguhnya seseorang anak gadis datang kepada rasulullah SAW menceritakan bahwa bapaknya telah menikahkannya, padahal dia tidak suka, maka Nabi menyuruh dia memilih antara menerima atau menolak." (H.R Ahmad, Abu Daud dan Ibnu Majah)

Dari kedua hadits tersebut, telah di jelaskan bahwa seorang perempuan baik dia itu janda atau anak gadis tidak boleh semaunya saja di nikahkan oleh walinya tanpa meminta izinnya lebih dulu, mereka tidak berhak sama sekali melakukan nikah paksa. Dengan demikian, maka benarlah bahwa Islam memberikan hak yang sepenuhnya pada kaum perempuan dalam menentukan teman hidupnya, tujuannya adalah supaya mereka dapat membina rumah tangga yang aman dan damai di bawah lindungan Allah SWT.

Akan tetapi, untuk kita para perempuan, walaupun demikian sangatlah diharapkan, jangan kebebasan atau hak yang telah di berikan oleh Islam itu disalahgunakan untuk mencari jodoh yang hanya menurut kemauan nafsu syaitan semata. Dan juga jangan sampai salah pilih, hingga membawa hidup sengsara di dunia dan juga akhirat nantinya.

Maka dari itu, sangat di harapkan untuk para orang tua, para perempuan serta para janda yang akan menikah, hendaknya sebuah pernikahan ada persetujuan dari berbagai pihak. Semoga dengan demikian, akan terbina rumah tangga yang mendapat rahmat dari Allah SWT, serta di karuniakan anak-anak, cucu yang taat serta patuh terhadap perintah Allah. AMIN!






Mutiara Cinta

Posted by Lathifatuz Zahroh Selasa, 15 Desember 2009, under | 0 komentar



Glitter Graphics - Topglittergraphics




- Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo'akannya walaupun dia tidak berada disisi kita.

- Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta ...

- Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

- Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

- Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

- Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.

- Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh,
penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.

- Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah
mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

- Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.

- Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.

- Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehingga kamu kehilangannya.
Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi.

- Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya.
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.

- Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU.

- Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan
apa yang kamu benci tersimpan kebaikan didalamnya.

- Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana,
cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa.

- Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan.
Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.

- Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai
perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.

- Cinta adalah keabadian ... dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.

- Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu
objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.

- Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan
meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.

- Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi
gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.

- Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu,
raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

- Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah
anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.

- Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai
itulah yang sukar diperoleh.

- Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.


- Cinta sebenarnya tidak buta. Cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan.
Yang buta adalah bila cinta itu menguasai dirimu tanpa suatu pertimbangan.


- Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak, bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka, bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merasa rindu dan cemburu.


- Cinta bukanlah dari kata-kata tetapi dari segumpal keinginan diberi pada hati yang memerlukan. Tangisan juga bukanlah pengobat cinta karena ia tidak mengerti perjalanan hati nurani.


- Kejarlah cita-cita sebelum cinta, apabila tercapainya cita-cita maka dengan sendirinya cinta itu akan hadir.


- Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri.


- Cinta pertama adalah kenangan, Cinta kedua adalah pelajaran, dan cinta yang seterusnya adalah satu keperluan karena hidup tanpa cinta bagaikan masakan tanpa garam. Karena itu jagalah cinta yang dianugerahkan itu sebaik-baiknya agar ia terus mekar dan wangi sepanjang musim.


- Kecewa bercinta bukan berarti dunia sudah berakhir. Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa kekecewaan itu.


- Hanya diperlukan waktu semenit untuk menafsir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang, tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.


- Hidup tanpa cinta sepeeti makanan tanpa garam. Oleh karena itu, kejarlah cinta seperti kau mengejar waktu dan apabila kau sudah mendapat cinta itu, jagalah ia seperti kau menjaga dirimu. Sesungguhnya cinta itu karunia Tuhan Yang Maha Esa.


- Cintailah orang yang engkau kasihi itu sekedranya, mungkin saja dia akan menjadi orang yang kau benci pada suatu hari kelak. Juga bencilah terhadap orang yang kamu benci itu sekedarnya, barangkali dia akan menjadi orang yang engkau kasihi pada suatu hari nanti.


- Janganlah kau tangisi perpisahan dan kegagalan bercinta, karena pada hakikatnya jodoh itu bukan ditangan manusia.


- Atas kasih sayang Tuhan kau dan dia bertemu, dan atas limpahan kasihNya jua kau dan dia dipisahkan bersama hikmah yang tersembunyi. Pernahkan kau berfikir kebesaranNya itu ?


- Cinta itu tidak menjanjikan sebuah rumah tangga aman damai, tetapi penerimaan dan tanggung jawab adalah asas utama kebahagiaan rumah tangga. Cinta hanya sebuah keindahan perasaan, cinta akan bertukar menjadi tanggung jawab apabila terbinanya sebuah rumah tangga.


- Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu, jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang dihatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh dihatimu.


- Cinta bukanlah dari kata-kata, tetapi dari segumpal keinginan diberi pada hati yang memerlukan.

\

- Cinta lebih mudah mekar dihati yang sedang dilanda kecewa, cinta seperti ini adalah cinta yang mengharapkan belas kasihan, oleh karena itu, bila sepi telah punah maka biasanya cinta juga akan turut terbang.


- Cinta yang dikaitkan dengan kepentingan pribadi akan berubah menjadi putus asa.


- Dalam sebuah percintaan, janganlah kamu sesali perpisahan tetapi sesalilah pertemuan.
Karena tanpa pertemua tidak akan ada perpisahan.


- Menikahlah dengan orang yang lebih mencintai diri kita daripada kita mencintai diri orang itu. Itu lebih baik daripada menikahi orang yang kita cintai tetapi tidak menyintai diri kita karena adalah lebih mudah mengubah pendirian diri sendiri daripada mengubah pendirian orang lain.


- Cinta yang suci dapat dilihat dari pengorbanan seseorang, bukanlah dari pemberian semata.


- Ibaratkalah kehilangan cinta itu seumpama hilangnya cincin permata di lautan luas yang tiada bertepi dan harus dilupakan.


- Cinta tidak selalu bersama jodoh, tapi jodoh selalu bersama cinta.


- Kata pujangga ; Cinta letaknya di hati, meskipun tersembunyi, namun getarannya jelas sekali. Ia mampu mempengaruhi fikiran sekaligus mengendalikan tindakan kita sehingga kadangkala kita melakukan hal terbodoh tanpa kita sadari.


- Cinta dimulai dengan senyuman, tumbuh dengan dekapan dan seringkali berakhir dengan air mata.


Glitter Graphics - Topglittergraphics



Glitter Graphics - Topglittergraphics



Glitter Graphics - Topglittergraphics

Jangan Menerima Tamu Yang Dibenci Oleh Suami

Posted by Lathifatuz Zahroh Minggu, 06 Desember 2009, under | 0 komentar
Rasulullah SAW bersabda:

"Tidak dihalalkan bagi seorang istri yang beriman kepada Allah, untuk mengizinkan seseorang masuk ke rumah suaminya, padahal suaminya benci, dan tidak di halalkan seorang istri keluar sedangkan suaminya tidak mengizinkan." (H.R Hakim)

Dapat di tambahkan juga disini beberapa kewajiban seorang istri kepada suaminya ialah :

  • Selalu merawat diri, kebersihan badan dan kecantikan wajah serta kebersihan rumah tangga. Karena pada umumnya biasanya seorang perempuan kalau masih gadis, sangat memperhatikan dirinya, kecantikan, kebersihan badan, bentuk pakaian, sopan santun dsb, apalagi kalau sedang bersama kekasihnya.
A

Tulang Rusuk Yang Patah.

Posted by Lathifatuz Zahroh Rabu, 02 Desember 2009, under | 0 komentar

"Siapa yang paling kamu cintai." Tanya Bunga kepada Arya..
"Sudah pasti kamu." Jawab Arya..
"Siapa sebenarnya aku di matamu??" Bunga bertanya lagi

Arya terdiam sejenak, berfikir, lalu menatap Bunga dengan penuh kehangatan dan berkata "Kamu adalah tulang rusukku, Allah melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur Allah mengambil tulang rusuk Adam lalu di ciptakanNya Hawa. Semua lelaki mencari tulang rusuknya, dan saat telah menemukan tulang rusuknya, lelaki tak akan merasakan sakit hati lagi."

Akhirnya Bunga dan Arya menikah dan menikmati saat-saat yang indah hanya dalam waktu yang singkat, karena keduanya mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing. Mereka jarang menghabiskan waktu bersama lagi, sehingga bila ada sedikit saja masalah diantara seolah menjadi masalah yang besar dan membuat hari-hari mereka di warnai pertengkaran. Seketika itu hidup mereka menjadi membosankan, Kenyataan kalau tidak ada kecocokan di antara mereka membuat mereka mulai menepis impian dan cinta masing-masing.

Pertengkaran demi pertengkaran pun terjadi. Hingga pada suatu hari Bunga membentak."Ternyata kamu sudah tidak mencintai aku lagi."
Arya kesal karena ketidakdewasaan Bunga dan secara spontan menjawab "Aku menyesal menikah dengan kamu!! Ternyata kamu bukan tulang rusukku, karena kehadiran seorang istri harusnya mampu menghilangkan sakit hati pada suaminya, tapi kamu tidak setiap hari hanya buat aku sakit hati."

Bunga terkejut, berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah, dia menatap Arya seolah tak percaya dengan apa yang baru di dengarnya. Arya pun sebenarnya menyesal dengan apa yang baru saja ia katakan. Tapi layaknya air yang sudah tumpah, ucapan itu sudah tak mungkin di tarik kembali. Dengan linangan air mata, Bunga mulai mengemasi barang-barangnya dan bertekad untuk berpisah.

"Kalau aku bukan tulang rusukmu, aku akan pergi! Biarkan kita pisah dan mencari pasangan sejati masing-masing.........." ucap Bunga saat dia mau keluar dari rumah..

Arya tak mampu berbuat apa-apa, dia hanya terpaku sambil melihat Bunga pergi meninggalkan rumah mereka....

Lima tahun berlalu...

Arya masih belum menikah lagi, malah dia selalu mencari tahu kabar tentang kehidupan Bunga, ternyata Bunga pernah menikah tapi jodohnya tidak panjang juga. Dan Arya tahu kalau Bunga tak pernah memberinya kesempatan untuk kembali, Bunga tak pernah menghubungi atau menunggunya.

Arya sering menyendiri, pada suatu malam yang sunyi di tengah kesendiriannya dia hanya duduk melamun sambil di temani segelas kopi, dia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui kalau dia merindukan Bunga.

Tanpa sengaja Arya menabrak seorang perempuan di Mall, dan ternyata perempuan itu adalah Bunga. "Kamu apa kabar?" Tanya Arya.
"Baik-baik saja...hmm gimana? apa kamu sudah menemukan tulang rusukmu yang hilang??" tanya Bunga spontan.

"Belum" jawab Arya dengan singkat.

"Besok aku mau ke luar negri, mungkin 2 minggu baru pulang." Bunga memberitahu Arya

"Telpon aku kalau ada waktu ya, kamu tahu nomor telpon rumah kita khan? masih tidak berubah, dan tak ada yang berubah." Kata Arya.

Bunga hanya tersenyum dan pergi meninggalkan Arya...


Seminggu kemudian Arya mendapat kabar bahwa Bunga mengalami kecelakaan, dan Bunga meninggal dunia....

Malam itu sekali lagi di tengah kesendiriannya, Saat Arya minum kopi dia merasakan sakit lagi di dadanya. Akhirnya dia sadar kalau sakit itu karena Bunga..tulang rusuknya sendiri, yang dengan bodohnya dia patahkan sendiri....




Lihat Kartu Ucapan Lainnya
(KapanLagi.com)