Latest News

Perkara Sebelum Tidur( Tafsir Haqqi )

Posted by Lathifatuz Zahroh Kamis, 12 Agustus 2010, under | 0 komentar
Rasulullah berpesan kepada Aisyah ra : "Ya Aisyah jangan engkau tidur
sebelum melakukan empat perkara, yaitu :
1.Sebelum khatam Al Qur'an,
2.Sebelum membuat para nabi memberimu syafaat di hari akhir,
3. Sebelum para muslim meridloi kamu,
4. Sebelum kaulaksanakan haji dan umroh....


Bertanya Aisyah :
"Ya Rasulullah.... Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?"

Rasul tersenyum dan bersabda :
"Jika engkau tidur bacalah : Al Ikhlas tigakali seakan-akan kau
mengkhatamkan Al Qur'an.

Bismillaahirrohmaanirrohiim,
Qulhualloohu ahad' Alloohushshomad' lam yalid walam yuulad' walam yakul
lahuu kufuwan ahad' ( 3 x )


Membacalah sholawat untukKu dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan
memberi syafaat di hari kiamat.

Bismillaahirrohmaanirrohiim, Alloohumma shollii 'alaa syaidinaa Muhammad
wa alaa aalii syaidinaa Muhammad ( 3 x )


Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meredloi kamu.

Astaghfirulloohal adziim aladzii laa ilaaha illaa
huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih (3x )



Dan,perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil,bertakbir maka
seakan-akankamu telah melaksanakan ibadah haji dan umroh"

Bismillaahirrohmaanirrohiim,
Subhanalloohi Walhamdulillaahi walaailaaha illalloohu alloohu akbar(3 x )

Yuk kita amalkan...
Renung-renungkan dan selamat beramal...

10 Wasiat Untuk Isteri

Posted by Lathifatuz Zahroh Selasa, 13 Juli 2010, under | 0 komentar
Istri memegang peranan yang sangat penting dalam istana keluarganya. Maka ia dituntut untuk memahami peranan tersebut lalu mengaplikasikannya dalam kehidupan berkeluarga.



Berikut ada beberapa wasiat untuk mereka yang berhasrat menjadi istri yang mendambakan keluarga bahagia. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Amin.


  1. Takwa kepada Allah dan menjauhi maksiat
    Bila engkau ingin kesengsaraan bersarang di rumahmu dan bertunas, maka bermaksiatlah kepada Allah. Sesungguhnya kemaksiatan menghancurkan negeri dan menggoncang kerajaan. Oleh karena itu jangan engkau goncangkan rumahmu dengan berbuat maksiat kepada Allah.

    Wahai hamba Allah.... jagalah Allah maka Dia akan menjagamu beserta keluarga dan rumahmu. Sesungguhnya ketaatan akan mengumpulkan hati dan mempersatukannya, sedangkan kemaksiatan akan mengoyak hati dan menceraiberaikan keutuhannya. Karena itulah, salah seorang wanita shalihah jika mendapatkan sikap keras dan berpaling dari suaminya, ia berkata:

    ”Aku mohon ampun kepada Allah.... itu terjadi karena perbuatan tanganku (kesalahanku)....”

      Maka hati-hatilah wahai saudariku muslimah dari berbuat maksiat, khususnya:

    1. -Meninggalkan shalat atau mengakhirkannya atau menunaikannya dengan cara yang tidak benar.

    2. -Duduk di majlis ghibah dan namimah, berbuat riya dan sum’ah.

    3. -Menjelekkan dan mengejek orang lain.
      Allah berfirman,
      “Wahai orang-orang yang briman janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang menolok-olokkan) dan janganlah wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan)”
      (QS. Al Hujurat: 11).

    4. -Keluar menuju pasar tanpa kepentingan yang sangat mendesak dan tanpa didampingi mahram. Rasulullah bersabda:
      ”Negeri yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya dan negeri yang paling dibenci Allah adalah pasar-pasarnya”
      (HR. Muslim).

    5. -Mendidik anak dengan pendidikan barat atau menyerahkan pendidikan anak kepada para pambantu dan pendidik-pendidik yang kafir.

    6. -Meniru wanita-wanita kafir.
      Rasulullah bersabda:
      ”Siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka”
      (HR. Imam Ahmad dan Abu Daud serta dishahihkan Al-Albany).

    7. -Membiarkan suami dalam kemaksiatannya. -Tabarruj (pamer kecantikan) dan sufur (membuka wajah).

    8. -Membiarkan sopir dan pembantu masuk ke dalam rumah tanpa kepentingan yang mendesak.


  2. Berupaya mengenal dan memahami suami
    Hendaknya engkau berupaya memahami suamimu. Apa –apa yang ia sukai, berusahalah memenuhinya dan apa-apa yang ia benci, berupayalah untuk menjauhinya dengan catatan selama tidak dalam perkara maksiat kepada Allah karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Al-Khalik (Allah ‘Azza Wajalla).








  3. Ketaatan yang nyata kepada suami dan bergaul dengan baik.
    Sesungguhnya hak suami atas istrinya itu besar.
    Rasulullah bersabda:
    ”Seandainya aku boleh memerintahkanku seseorang sujud kepada orang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya”
    (HR. Imam Ahmad dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albany).


    Hak suami yang pertama adalah ditaati dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah dan baik dalam bergaul dengannya serta tidak mendurhakainya.
    Rasulullah bersabda:
    ”Dua golongan yang shalatnya tidak akan melewati kepalanya, yaitu budak yang lari dari tuannya hingga ia kembali dan istri yang durhaka kepada suaminya hingga ia kembali”
    (HR. Thabrani dan Hakim, dishahihkan oleh Al-Albany).


    Ketahuilah, engkau termasuk penduduk surga dengan izin Allah, jika engkau bertakwa kepada Allah dan taat kepada suamimu. Dengan ketaatanmu pada suami dan baiknya pergaulanmu terhadapnya, engkau akan menjadi sebaik-baik wanita (dengan izin Allah).


  4. Bersikap qanaah (merasa cukup)
    Kami meninginkan wanita muslimah ridha dengan apa yang diberikan untuknya baik itu sedikit ataupun banyak. Maka janganlah ia menuntut di luar kesanggupan suaminya atau meminta sesuatu yang tidak perlu. Renungkanlah wahai saudariku muslimah, adabnya wanita salaf radhiallahu ‘anhunna... Salah seorang dari mereka bila suaminya hendak keluar rumah ia mewasiatkan satu wasiat kepadanya.

    Apakah itu???

    Ia berkata pada suaminya:
    ”Hati-hatilah engkau wahai suamiku dari penghasilan yang haram, karena kami bisa bersabar dari rasa lapar namun kami tidak bisa bersabar dari api neraka...”



  5. Baik dalam mengatur urusan rumah tangga
    Seperti mendidik anak-anak dan tidak menyerahkannya pada pembantu, menjaga kebersihan rumah dan menatanya dengan baik dan menyiapkan makan pada waktunya. Termasuk pengaturan yang baik adalah istri membelanjakan harta suaminya pada tempatnya (dengan baik), maka ia tidak berlebih-lebihan dalam perhiasan dan alat-alat kecantikan.


  6. Baik dalam bergaul dengan keluarga suami dan kerabat-kerabatnya Khususnya dengan ibu suami sebagai orang yang paling dekat dengannya. Wajib bagimu untuk menampakkan kecintaan kepadanya, bersikap lembut, menunjukkan rasa hormat, bersabar atas kekeliruannya dan engkau melaksanakan semua perintahnya selama tidak bermaksiat kepada Allah semampumu.


  7. Menyertai suami dalam perasaannya dan turut merasakan duka cita dan kesedihannya.
    Jika engkau ingin hidup dalam hati suamimu, maka sertailah ia dalam duka cita dan kesedihannya. Renungkanlah wahai saudariku kedudukan Ummul Mukminin, Khadijah radhiallahu ‘anha, dalam hati Rasulullah walaupun ia telah meninggal dunia.. Kecintaan beliau kepada Khadijah tetap bersemi sepanjang hidup beliau, kenangan bersama Khadijah tidak terkikis oleh panjangnya masa. Bahkan terus mengenangnya dan bertutur tentang andilnya dalam ujian, kesulitan dan musibah yang dihadapi.

    Seorangpun tidak akan lupa perkataannya yang masyur sehingga menjadikan Rasulullah merasakan ketenangan setelah terguncang dan merasa bahagia setelah bersedih hati ketika turun wahyu pada kali pertama:
    ” Demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selamanya. Karena sungguh engkau menyambung silaturahmi, menaggung orang lemah, menutup kebutuhan orang yang tidak punya dan engkau menolong setiap upaya menegakkan kebenaran”.
    (HR. Mutafaq alaihi, Bukhary dan Muslim).


  8. Bersyukur (berterima kasih) kepada suami atas kebaikannya dan tidak melupakan keutamaannya.
    Wahai istri yang mulia! Rasa terima kasih pada suami dapat kau tunjukkan dengan senyuman manis di wajahmu yang menimbulkan kesan di hatinya, hingga terasa ringan baginya kesulitan yang dijumpai dalam pekerjaannya. Atau engkau ungkapkan dengan kata-kata cinta yang memikat yang dapat menyegarkan kembali cintamu di hatinya. Atau memaafkan kesalahan dan kekurangannya dalam menunaikan hak-hakmu dengan membandingkan lautan keutamaan dan kebaikannya kepadamu.







  9. Menyimpan rahasia suami dan menutupi kekurangannya (aibnya).
    Istri adalah tempat rahasia suami dan orang yang paling dekat dengannya serta paling tahu kekhususannya. Bila menyebarkan rahasia merupakan sifat yang tercela untuk dilakukan oleh siapapun, maka dari sisi istri lebih besar dan lebih jelek lagi. Saudariku, simpanlah rahasia-rahasia suamimu, tutuplah aibnya dan jangan engkau tampakkan kecuali karena maslahat yang syar’I seperti mengadukan perbuatan dhalim kepada Hakim atau Mufti atau orang yang engkau harapkan nasehatnya.


  10. 10.Kecerdasan dan kecerdikan serta berhati-hati dari kesalahan.
    Termasuk kesalahan adalah:
    Seorang istri menceritakan dan menggambarkan kecantikan sebagian wanita yang dikenalnya kepada suaminya. Padahal Rasulullah telah melarang hal itu dalam sabdanya:

    ”Janganlah seorang wanita bergaul dengan wanita lain lalu mensifatkan wanita itu kepada suaminya sehingga seakan-akan suaminya melihatnya”
    (HR. Bukhary dalam An-Nikah).







Adapted from :
Rumah tangga tanpa problema, Syaikh Mazin Bin Abdul Karim Al- Farih.
“Untuk para istri yang berhasrat menjadi penyejuk hati dan mata suaminya.

Semoga Allah memeliharamu dalam naungan kasih sayang dan rahmatNya. Amin.”

Cara Ampuh Mengatasi Takut Nikah

Posted by Lathifatuz Zahroh Minggu, 04 Juli 2010, under | 0 komentar


Di akhir jaman ini tak sedikit laki-laki yang lebih takut kepada calon mertua dari pada takut kepada Allah SWT. Contohnya berani pacaran (mendekati zina) tetapi takut melamar(meminang) apalagi nikah.

Laki laki yang belum punya penghasilah tetap, masih sekolah atau masiih kuliah banyak yang sudah berani pacaran mendekati zina. Efeknya banyak yang hamil di luar nikah. Hamil diluar nikah dosanya tidak akan diampuni hanya dengan bertanggung jawab menikahi lalu tobat.

Tobat pasti diterima Allah SWT, namun hukuman harus tetap dijalankan, baru dosanya terhapus, bila tidak, akibatnya seperti sekarang, banyak anak muda yang gampang berzina karena hukumannya tidak ada, cukup tobat lalu tanggung jawab.

Kata anak muda sekarang “Enak bener......choy!!!”

Padahal hukuman Zina lebih berat daripada hukuman mati bagi pembunuh.
Buat pembunuh bila terbukti membunuh, maka harus mendapat Hukuman mati: sekali potong leher sampai putus, dalam hitungan menit sudah hilang sakitnya karena langsung mati.

tetapi untuk bujangan/gadis yang berzina/ sex diluar nikah mendapat hukuman: dicambuk asli 100 kali (mungkin dalam cambukan ke-50 bisa mati, bila fisiknya tidak kuat), buat yg sudah nikah tapi berzina, hukumannya: dirajam / dilempari batu beramai ramai sampai mati (mungkin 1-2 hari belum tentu mati), dan di depan umum.

Bila pezina tersebut sudah menjalani hukuman, baru dosanya dihapus, bila mati bisa langsung ke surga (karena dosa sudah terhapus dan suci).

Jalan keluar buat yang hobby pacaran/mendekati zina tapi takut menikah: ialah kenali dulu penyebabnya, dan menghilangkan penyebab takut menikah.

Penyebab penakut tidak pada tempatnya (termasuk takut nikah):


* 1. Lemah iman sebagai Penyebab Utama
* 2. Lemah Fisik
* 3. Lemah Ekonomi

Cara Jitu menghilangkan takut nikah ialah

1. Kuatkan iman (aqidah), Tidak ada cara lain, caranya?, ya menuntut ilmu agama ISLAM dong....., Rajin ikut pengajian Rutin di masjid-masjid atau di majlis taklim yang sesuai Alquran dan sunnah..

Contoh ciri-ciri lemah iman:
mau ngomong ke calon mertua nggak berani,
mau melamar takut ditolak,
minder di depan calon mertua.

Padahal pacarannya sudah mendekati zina. (pacaran memang mendekati zina bahkan ada pacaran yg sudah Zina betulan)

Untuk para pemuda yang kuat iman, mereka justru takut pacaran, cukup berkenalan /ta’aruf dan bila merasa cocok, pemuda yang beriman kuat akan berani melamar/ngomong ke calon mertua walaupun belum kerja tetap, namun tetap berpenghasilan (karena belum bekerja tetap bukan berarti pengangguran/pemalas lho....)

Tunjukkan ke calon mertua bahwa kita laki laki yang rajin, bertanggung jawab, dan tetap ada penghasilan (rajin berkarya apa saja: contoh: membuat makanan lalu dijual, melukis, beternak, membuat kerajinan) walaupun belum kerja tetap.

Pikirkan: kalau berani melawan Allah SWT mengapa takut pada calon mertua??? Na’uzdubillah min dzalik.

Tanamkan di pikiran: “berani bicara/melamar pd manusia dan takut pada Allah SWT”

2. Kuatkan fisik
Ada kemungkinan laki laki takut menikah karena merasa “lemah fisik” sehingga bisa menyebabkan setengah impoten (“kurang keras”) atau impoten penuh (nafsu besar “tenaga” kurang), Sehingga menimbulkan rasa was was, apakah mampu di saat malam pertama ,” tapi bagaimana nih, nafsu pacaran sudah sangat tinggi”.

Maka dari itu daripada disangka lemah, lebih baik segera nikah dengan cara berani melamar sambil melakukan penguatan iman dan fisik.

Jalan keluarnya ialah
menjaga kesehatan,
berobat bila ada gangguan fisik,
olah raga min 1x seminggu @1 jam.

Dengan kekuatan fisik dan iman kita menjadi lebih PD (percaya diri) dalam mencari duit dan menikah. Tidak mau kalah dengan orang yang sakit namun mampu menjadi kaya harta.

3. Kuatkan Ekonomi
Walaupun masih sekolah, kuliah atau belum kerja di Kantor. Seorang muslim laki laki harus tetap berpenghasilan. Pekerjaan boleh tidak tetap, tapi yang penting tetap berpenghasilan, lewat cara apa saja yang penting halal. Mulai dari hobby, dan mulai dari kecil.

Contoh:
· buat yang hoby beternak ayam/bebek tinggal ditekuni, ayam dan telurnya dijual.
· Buat yang hobby corat coret: buatlah komik islami, kerja sama dengan orang yang hobby menulis cerita
· Yang Hobby Masak, Bikin Kue yang belum ada di pasaran, atau modifikasi yang sudah ada
· Dan masih banyak lagi, cari saja deh ide di toko buku, insya Allah pasti dapat. Ilmu Allah SWT sangat luas

Tekuni terus hobby anda dan jangan terlalu sering pindah-pindah bidang hobby atau pekerjaan. 1-3th insya Allah pasti sukses....

Kesimpulan
Anda mampu mengukur diri anda, bila anda merasa belum mampu, jangan pacaran dong, bila belum ada niat menikah jangan pacaran (karena pacaran hanya menambah dosa

Bila sulit mengendalikan nafsu namun anda merasa belum Mampu dan merasa belum berani menikah, maka anda harus puasa untuk meredam/mengendalikan nafsu syahwat. (sesuai sabda nabi Muhammad SAW)

Kalau sudah terlanjur:

* telanjur pacaran,
* terlanjur sayang apalagi cinta yang mendekati zina,
* dan puasa pun tidak mampu,


anda harus coba 3 cara di atas. segera nikah tawakkal, insya Allah tidak kelaparan. Rezqi untuk makan sudah dijamin.

19 Keistimewaan Perempuan Menurut Hadits.

Posted by Lathifatuz Zahroh Selasa, 22 Juni 2010, under | 0 komentar
1. Doa wanita itu lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda , ” Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”

2. Wanita yang salehah (baik) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang saleh.

3. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takut akan Allah .Dan orang yang takut akan Allah SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

4. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah saw di dalam syurga);

5. Barangsiapa membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya) maka pahalanya seperti melakukan amalan bersedekah.Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki.

6. Surga itu di bawah telapak kaki ibu;

7. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta sikap bertanggungjawab, maka baginya adalah surga.

8. Apabila memanggil akan dirimu dua orang ibu bapakmu, maka jawablah panggilan ibumu terlebih dahulu.

9. Daripada Aisyah r.a.” Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.

10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutuplah pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga. Masuklah dari mana saja pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

11. Wanita yang taat pada suaminya, maka semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua beristighfar baginya selama dia taat kepada suaminya serta menjaga salat dan puasanya

12. Aisyah r.a berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita?” Jawab Rasulullah SAW “Suaminya.” ” Siapa pula berhak terhadap lelaki?” Jawab Rasulullah SAW, “Ibunya.”

13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta kepada suaminya, masuklah dia dari pintu surga mana saja yang dikehendaki.

14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam surga terlebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

15. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

16. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.

17. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

18. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.

19. Apabila semalaman seorang ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT.

Puasa Sunnah Di Bulan Rajab

Posted by Lathifatuz Zahroh Kamis, 17 Juni 2010, under | 0 komentar



Pada hari Senen tanggal 14 Juni 2010 kita memasuki bulan Rajab, sang waktu telah menghantarkan kita masuk pintu gerbang bulan Rajab. Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang sangat khusus dan istimewa karena merupakan bulannya Allah. Disamping itu ada beberapa keistimewaan lain yang ada pada bulan Rajab.
Selain bulan Ramadhan maka pada bulan Rajab ini juga memiliki banyak keistimewaan, antara lain mendapatkan Ridha, kemuliaan, pahala yang berlipat, permohonan akan dikabulkan serta akan diampuni segala dosan dan akan digantikan dengan amal kebaikan. Luar biasa memang, sekarang semua tergantung anda, apakah akan mengambil peluang ini, atau sakaratul maut akan datang lebih dahulu sebelum kita sempat menikamti keistimewaan ini.

Dalam salah satu Hadist, Kanjeng nabi Muhammad SAW telah bersabda, “Ketahuilah bahwa bulan Rajab itu adalah bulannya ALLAH, maka:


* Barang siapa yang berpuasa satu hari dalam bulan ini dengan ikhlas,
maka pasti ia mendapat keridhaan yang besar dari ALLAH SWT;

* Dan barang siapa berpuasa pada tgl 27 Rajab 1427/Isra Mi'raj ( 10
Juli 2010 ) akan mendapat pahala seperti 5 tahun berpuasa;

* Barang siapa yang berpuasa dua hari di bulan Rajab akan mendapat
kemuliaan di sisi ALLAH SWT;

* Barang siapa yang berpuasa tiga hari yaitu pada tgl 1, 2, dan 3 Rajab ( 14 , 15, 16 Juni 2010) maka ALLAH akan memberikan pahala seperti 900 tahun berpuasa dan menyelamatkannya dari bahaya dunia, dan siksa akhirat;

* Barang siapa berpuasa lima hari dalam bulan ini, insyaallah permintaannya akan dikabulkan;

* Barang siapa berpuasa tujuh hari dalam bulan ini, maka ditutupkan
tujuh pintu neraka Jahanam dan barang siapa berpuasa delapan hari maka akan dibukakan delapan pintu syurga;

* Barang siapa berpuasa lima belas hari dalam bulan ini, maka ALLAH
akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan, dan barang siapa yang menambah (hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya."

Selain keistimewaan yang telah disebutkan diatas maka pada bulan Rajab ini ternyata masih memiliki keistemewaan lainnya seperti yang di Sabdakan oleh Rasulullah SAW sebagai berikut:

Pada malam Mi’raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.: “Wahai Jibril untuk siapakah sungai ini?”

Maka berkata Jibrilb a.s.: “Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca salawat untuk engkau dibulan Rajab ini”.

Dalam salah satu riwayat lainya menceritakan bahwa Tsauban tengah bercerita :


“Ketika kami berjalan bersama-sama Rasulullah SAW ke sebuah kubur, lalu Rasulullah berhenti dan beliau menangis dengan amat sedih, kemudian beliau berdoa kepada ALLAH SWT. Lalu saya bertanya kepada beliau:”Ya Rasulullah mengapakah engkau menangis?” Lalu beliau bersabda :”Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam kubur nya, dan saya berdoa kepada ALLAH, lalu ALLAH meringankan siksa atas mereka”.

Dan lalu beliau bersabda lagi: “Wahai Tsauban, kalau mereka ini mau
berpuasa satu hari dan beribadah satu malam saja di bulan Rajab niscaya mereka tidak akan disiksa di dalam kubur.”

Lalu Tsauban bertanya: “Ya Rasulullah, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah satu malam dalam bulan Rajab sudah dapat mengelakkan dari siksa kubur?” Sabda beliau: “Wahai Tsauban, demi ALLAH dzat yang telah mengutus saya sebagai nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari dan mengerjakan sholat malam sekali dalam bulan
Rajab dengan niat karena ALLAH, kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti berpuasa satu tahun dan mengerjakan sholat malam satu tahun.”

Dalam Sabda beliau yang lain, rasulullah mengatakan: “Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Sya’ban adalah bulan Aku dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku”. “Semua manusia akan berada dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi, keluarga nabi dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab, Sya’ban dan bulan Ramadhan. Maka sesungguhnya mereka kenyang, serta tidak akan merasa lapar dan haus bagi mereka.”Demikian semoga para muslimin dan muslimat bias segera mengambil manfaat dri waktu yang disipakan oleh Allah untuk kehidupan kita. Keikhlasan untuk mejalankan perintahnya semoga merupakan puncak ibadah yang membahagiakan.





Mati!!! Sebuah Kepastian

Posted by Lathifatuz Zahroh Senin, 14 Juni 2010, under | 0 komentar

Ingat, suatu saat nafas ini akan diambil kembali Oleh pemiliknya, apakah bekal yg kita bisa bawa saat itu?

Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau musafir.” Ibnu Umar berkata:

“Jika engkau berada di sore hari jangan menunggu datangnya pagi dan jika engkau berada pada waktu pagi hari jangan menunggu datangnya sore. Pergunakanlah masa sehatmu sebelum sakit dan masa hidupmu sebelum mati.” (HR. Bukhori)


Sungguh Di Dunia ini kita ini Hanya Sementara & Akhirat Lah Tempat Yg Sebenarannya… Jgn Sia-Sia Kan Waktu Mu dengan Hal2 Yg Tidak Berguna Kesenangan Dunia, Fitnah bagi Umat Ini Kesenangan Dunia,Fitnah bagi Umat Ini Sebagaimana Allah berfirman:

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imran: 14)

Dunia itu Terlaknat! Teman2, mari bersama kita renungkan hadits berikut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Dunia itu terlaknat dan segala yang terkandung di dalamnya pun terlaknat, kecuali orang yang berdzikir kepada Allah, yang melakukan ketaatan kepada-Nya, seorang ‘alim atau penuntut ilmu syar’i.

” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah. Dalam Shohihul Jami’, Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan).

Kaitkanlah Hatimu dengan Akhirat Saudaraku yg aku cintai, jangan jadikan hatimu terkait dengan dunia, jangan sampai dunia masuk ke dalam hatimu dan bercokol di dalamnya, teladanilah generasi terbaik umat ini, mereka menggenggam dunia, namun cukup sampai di situ dan tidak merasuk ke dalam hati. Maka jadilah mereka generasi yang mencurahkan segenap jiwa raganya untuk kehidupan akhirat, dunia sebatas di genggaman mereka sehingga mudah dilepaskan, mudah untuk diinfakkan di jalan Allah. Adapun kita wahai kaum muslimin, aina nahnu min haaulaai (di manakah kedudukan kita jika dibandingkan mereka)? Di mana?! Tentu sangat jauh dari mereka Oleh karena itu wajib bagi diriku dan dirimu untuk merenungi sekali lagi bahkan senantiasa merenungi apakah tujuan kita diciptakan di dunia ini. Sangat mengherankan jika seorang muslim telah mengetahui tujuan penciptaannya kemudian lalai dari hal tersebut, bukankah inilah puncak kedunguan?! Sekali lagi, mari kita senantiasa mengaitkan amalan kita dengan akhirat, jika anda seorang yang mempelajari ilmu dunia, maka niatkanlah untuk akhirat, niatkanlah bahwa dirimu dengan ilmu tersebut akan membantu kebangkitan kaum muslimin Jika anda seorang pengajar, dosen atau semisalnya, maka niatkanlah aktivitas mengajar anda untuk akhirat dan kebangkitan kaum muslimin, demikian juga seluruh profesi, maka niatkanlah untuk akhirat.

Delapan Kado Indah

Posted by Lathifatuz Zahroh Minggu, 13 Juni 2010, under | 0 komentar
Delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

KEHADIRAN
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan.

MENDENGAR
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala
ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya.
Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan Anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

DIAM
Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang".
Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel.

KEBEBASAN
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan
cinta. Makna kebebasan bukanlah "Kau bebas berbuat semaumu". Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

KEINDAHAN
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan sebuah kado yang indah. Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.


TANGGAPAN POSITIF
Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan
kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda.
Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.

KESEDIAAN MENGALAH
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi pertengkaran yang hebat. Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado "kesediaan mengalah". Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

SENYUMAN
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliiling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi?